Seputar Peradilan

PTA Jawa Barat Luncurkan Website Standar dan Enam Aplikasi Kinerja

Bandung | pa-depok.go.id (11/9/2017)

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jawa Barat kembali berinovasi. PTA Jawa Barat meluncurkan website standar untuk PTA Jawa Barat dan Pengadilan Agama di wilayahnya. Tidak itu saja, PTA Jawa Barat juga meluncurkan enam aplikasi untuk penunjang kinerja baik di bidang kepaniteraan maupun kesekretariatan.

Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Ketua Kamar Agama Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.H. di Aula PTA Jawa Barat Senin pagi (11/9/17)

“Saya menyampaikan apresiasi kepada para aplikator (Tim IT) yang telah membangunnya” ungkap Amran Suadi saat memberikan sambutan di depan Hakim Agung Dr. H. Edi Riadi, S.H., M.H., Dirjen Badilag Dr. H. Abdul Manaf, M.H., Ketua dan Wakil Ketua PTA Jawa Barat, Hakim Tinggi, Pejabat Struktural dan Fungsional PTA Jawa Barat serta Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama se-Jawa Barat.

Namun ia merasa prihatin, karena sebagian besar pengembang aplikasi adalah tenaga honorer. “Tapi jangan berkecil hati karena pemerintah sudah mengeluarkan Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara” Amran Suadi membesarkan hati Tim IT PTA Jawa Barat. Ia berharap pemerintah dapat segara merealsisaikan peraturan itu dalam waktu yang tidak lama.

Sebagai bentuk apresiasi, Amran Suadi menyerahkan piagam penghargaan kepada 13 pegawai yang menjadi Tim TI Daerah Jawa Barat yang dikomandoi oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Banjar Drs. Asep Mohamad Ali Nurdin, M.H.

Amran Suadi juga berpesan untuk terus melakukan inovasi-inovasi dalam rangka untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Aparatur pengadilan juga diminta untuk tidak melakukan pungutan yang tidak sah terhadap masyarakat pencari keadilan.

“Kita harus berhati-hati, ikhlas dalam hati, berjuang sungguh-sungguh untuk terus meningkatakan pelayanan sehingga pihak yang berperkara merasa terlayani dengan baik” tegasnya.

Beberapa aplikasi yang telah dibangun diharapkan pula dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu, ia berpesan agar pengembang aplikasi dapat menularkan ilmunya kepada pegawai lain. “Sehingga ilmu itu dapat tetap hidup” pungkasnya. (hirpan hilmi)